Pagi ini bangun jam 6.30 setelah semalam tidur dari jam 12 malam, sebenarnya itu adalah jadwal dan waktu tidur yang regular, biasa saya lakukan. Mungkin badan kurang fit atau memang sedang malas melakukan apa apa. Besok hari sabtu pengen balas dendam dengan bangun tidur lebih lama, setidaknya jam 9 pagi baru beranjak dari tempat tidur untuk memulai aktifitas.
Akhir akhir ini mood kerja saya sedang turun, banyak faktor penyebabnya. Dimulai dari perpindahan lokasi kerja alias kantor yang semua di daerah Sudirman ke Kuningan yang notabene lebih jauh dari palmerah tempat tinggal saya.
Lalu ada juga masalah dengan teman yang membuat persoalannya memanjang, walau saya fikir masalahnya sudah berakhir tapi menurut dia belum, belum lagi masalah administrasi yang menyita dalam mengurus surat surat kendaraan dia yang atas nama saya- ribetkan-.
Internet yang menjadi perintang waktu dan sarana kerja serta menghibur diri selama dikantor harus digunakan bergantian dengan department lain, karena keterbatasan jaringan disini.
Hnmm….saya berfikir kok jadi lack of motivation begini ya? Apa karena saya sudah cukup lama juga bekerja dsini, atau karena beberapa masalah tadi, atau faktor lain. Saya belum menemukan jawaban pastinya. Tapi saya sedang berusaha dan me-yakin diri bahwa situasi ini tidak akan berlangaung lama. Keadaannya masih under control so far, untung signal signal ketidak akuratan ini segera saya sadari, sehingga dapat melakukan pembenahan secepatnya, setidaknya pembehanan motivasi dari diri sendiri.
Kata pembenaran saya atas semua hal ini mungkin adalah “atas nama hidup pasti akan ada fluktuasi-nya” dan kebetulan fluktuasi saya dalam bekerja sedang berada ditingkat agak rendah akhir akhirn ini.
Melihat kenyataan beberapa diantara teman saya mulai mengeluhkan banyak hal yang serupa tapi tak sama, saya berfikir “baiklah lah berarti saya ternyata tidak sendiri berada dalam keadaan ini “ . Ada teman yang sudah kehilangan pekerjaan karena permasalahan dengan management kantornya, ada yang kemarin SMS minta dibantu carikan pekerjaan baru karena sudah tidak nyaman dikantor sekarang, ada yang susah susah ke Jakarta buat interview dan harus balik lagi nanti untuk panggilan ke sekian kalinya, ada yang telephone curhat tentang teman teman dalam hidup yang menghilang serta pekerjaannya yang juga hilang. Ada yang begini dan begitu…banyak sekali.
Saya tersadar, bahwa dibalik semua point point minus di atas masih banyak hal plus yang bisa dikedepankan. Saatnya mungkin menarik nafas panjang dan mengembangkan aura positif dalam diri agar rasa optimist dan keyakinan diri kembali tumbuh, kemudian hal positif itu tidak hanya menjadi milik saya namun menular ke orang orang disekitar . Hmmhhhhh...
Semangattt…..!!!!